Tinggalkan komentar

Puisi Lutfhi, Bachtiar: A-U

A-U

Puisi Lutfhi, Bachtiar

Aku lihat
Ketika kau lemparkan terompah merahmu
Di selasar penghambaan

Ketika itu,
Kau tertelan lumuh hingga lambung
Dan memilih “mim,” dari pada “nun,”
Sebagai ujaran

Aku sodorkan secangkir likuid
Dari nyiur di tengah dangau
Dan kau mengujarkan “wawu”

 Petunjungan, 12/13

Tentang Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: