Cerbung

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (8 – Tamat) – Cerbung Enggar Murdiasih

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (8 – Tamat) – Cerbung Enggar Murdiasih

INI HANYA SOAL WAKTU, AAY (8 – Tamat) Cerita Bersambung Enggar Murdiasih Cerita sebelumnya: Ganang  segera memacu motornya ke rumah Meinar. Ia ingin memastikan perempuan itu baik baik saja dan tegar menerima kematian suaminya. Meski hanya dari jauh, Ganang tetap berjaga jaga saat Meinar menerima jabat tangan dari para pelayat yang memenuhi halaman rumahnya Ganang […]

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (7) – Cerbung Enggar Murdiasih

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (7) – Cerbung Enggar Murdiasih

INI HANYA SOAL WAKTU, AAY (7) Cerita Bersambung Enggar Murdiasih Cerita sebelumnya: Meinar sangat terpukul dengan kematian Arya, suami pilihan kedua orang tuanya. Ia belum bisa melupakan kesedihan akibat kehilangan calon bayinya, kini ia harus kehilangan suaminya. Sementara itu, pesan pendek Ganang yang mampir di hapenya, mampu membuatnya tersenyum. Entah sudah ke berapa kali Ganang […]

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (6) – Cerbung Enggar Murdiasih

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (6) – Cerbung Enggar Murdiasih

INI HANYA SOAL WAKTU, AAY (6) Cerita Bersambung Enggar Murdiasih ~~ cerita sebelumnya: kecelakaan hebat yang menimpa Arya membuat Meinar limbung. Meskipun harapan hidup Arya sangat tipis, tetapi Meinar mengurus suaminya dengan telaten, Ganang menyimpan rasa irinya, hingga suatu pagi…..dering telepon membangunkannya. Arya meninggal dunia setelah berjuang beberapa lama ~~ Kematian Arya meninggalkan duka yang […]

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (5) – Cerbung Enggar Murdiasih

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (5) – Cerbung Enggar Murdiasih

INI HANYA SOAL WAKTU, AAY (5) Cerita Bersambung Enggar Murdiasih ~~ cerita sebelumnya: akhirnya Meinar menyetujui perjodohan itu demi membahagiakan ayah yang sangat dihormatinya. Sedang Ganang? Ia menghilang setelah menerima undangan pernikahan Meinar ~~ Meinar memandangi foto hasil CT Scan di tangannya dengan nanar.  Wajahnya muram, kesedihan membayang jelas di rautnya yang pucat. Sudah beberapa […]

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (4) – Cerbung Enggar Murdiasih

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (4) – Cerbung Enggar Murdiasih

INI HANYA SOAL WAKTU, AAY (4) Cerita Bersambung Enggar Murdiasih ~~ cerita sebelumnya : Haryo berkenalan dengan sepupu teman kuliahnya. Saat liburan, Haryo dan Iskandar pulang ke Jogja, mereka saling berjanji untuk besanan bila nanti  mereka dikaruniai anak laki laki dan perempuan ~~ Pernikahan itu berlangsung meriah, meskipun diselenggarakan secara sederhana. “Maria, maukah kau menikah […]

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (3) – Cerbung Enggar Murdiasih

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (3) – Cerbung Enggar Murdiasih

INI HANYA SOAL WAKTU, AAY (3) Cerita Bersambung Enggar Murdiasih ~~ cerita sebelumnya : sudah dua kali Meinar menanyakan hal yang sama pada Ganang, tentang keseriusannya, tentang ketulusannya. Sementara ayah  Meinar pernah mengikat janji untuk menjodohkannya dengan anak sahabat karibnya sejak muda  ~~ “Haryo….kenalkan. Ini Maria, sepupuku…..” Tommy menggamit lengannya saat malam inaugurasi. “Haryo…”. “Maria….”. Sebagai mahasiswa yang […]

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (2) – Cerbung Enggar Murdiasih

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (2) – Cerbung Enggar Murdiasih

INI HANYA SOAL WAKTU, AAY (2) Cerbung Enggar Murdiasih ~~ cerita sebelumnya : Meinar mengajak Ganang bertemu di sebuah restaurant. Ia ingin memberitahukan perjodohannya dengan pria  pilihan orang tuanya. Sementara Ganang, sedang menantikan jawaban Meinar ~~ Sambil berdehem, Ganang memperbaiki letak duduknya. Dipandanginya wajah gadis di depannya itu dengan penuh sayang. Meinar terdiam, menunggu Ganang melanjutkan […]

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (1) – Cerbung Enggar Murdiasih

Ini Hanya Soal Waktu, Aay (1) – Cerbung Enggar Murdiasih

INI HANYA SOAL WAKTU, AAY (1) Cerbung Enggar Murdiasih Selama itu pula Meinar berperang dengan perasaannya sendiri. Ia tak bisa memutuskan pilihan yang mana yang harus diambilnya. Ia sudah lama mengenal Arya. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Meinar segera membersihkan diri dan memoles wajahnya dengan riasan tipis tipis. Disembunyikannya bayang bayang coklat di kelopak matanya dengan eyeshadow yang sesuai […]

Remember (Bab 10 -Tamat) – Cerbung Loganue Saputra Jr

Remember (Bab 10 -Tamat) – Cerbung Loganue Saputra Jr

REMEMBER Cerbung Loganue Saputra Jr BAB 10 Aku tak pernah mengira, Tuhan akhirnya mengambil Kakek dariku. Sejak kecil aku sudah kehilang kedua orang tuaku, bahkan berjumpa dengan mereka pun aku tidak pernah, dan saat aku sudah berusia 7 tahun serta mulai mempertanyakan hal itu pada Kakek, mengapa aku tidak memiliki kedua orang tua seperti anak-anak […]

Remember (Bab 9) – Cerbung Loganue Saputra JR

Remember (Bab 9) – Cerbung Loganue Saputra JR

REMEMBER  Cerbung Loganue Saputra JR BAB 9 Tak ada awan mendung yang bisa menyebabkan petir menggelgar di langit yang begitu cerah, bahkan pertanda hujan akan turun pun tak pernah terlihat. Tapi saat itu dalam hatiku rasa sakit yang mengalir deras itu bagaikan hujan lebat dengan petir menyambar-nyambar. Ritme jantungku sangat kencang, ditambah lagi saat itu […]

Remember (Bab 8) – Cerbung Loganue Saputra JR

Remember (Bab 8) – Cerbung Loganue Saputra JR

REMEMBER Cerbung Loganue Saputra JR BAB 8 Karer dan aku diam seribu bahasa, aku tidak berani memandang kearah Irma ketika dia sedang bercerita, aku tak ingin melihat kesedihan dan air matanya. Entah Karer memandangnya, menurutku di saat seperti itu aku lebih baik memberikan keluasan bagi Irma untuk mencurahkan emosinya dalam bentuk air mata. Saat angin […]

Remember (Bab 7) – Cerbung Loganue Saputra JR

Remember (Bab 7) – Cerbung Loganue Saputra JR

REMEMBER Cerbung Loganue  Saputra JR BAB 7 Aku tahu kondisi Kakek masih lemah, tapi dia memaksakan dirinya untuk turun bekerja, mungkin karena dia terlalu bosan berdiam diri di rumah, karena yang aku tahu Kakek adalah tipe orang yang tidak suka diam. Aku tidak menghalanginya, keputusannya adalah tanggungjawabnya sendiri dan semoga semuanya baik-baik saja. Memar di […]

Remember (Bab 6) – Cerbung Loganue Saputra Jr

Remember (Bab 6) – Cerbung Loganue Saputra Jr

REMEMBER Cerbung Loganue Saputra Jr *** BAB 6 Kukira Karer akan memukulku setelah pelajaran Geografi selesai, tapi ternyata dia malah langsung pergi ke kantin, entah dia lupa, atau memang sehaja menundanya dan memilih untuk melakukannya nanti ketika pulang sekolah. Jam istirahat aku hanya berada di perpustakaan tanpa berani ke kantin sekolah, ketidakberanianku itu bukan berarti […]

Remember (Bab 5) – Cerbung Loganue Saputra Jr

Remember (Bab 5) – Cerbung Loganue Saputra Jr

REMEMBER Cerbung Loganue Saputra Jr BAB 5 Beberapa hari setelah kepergian Irma yang masih tidak jelas bagiku, Karer selalu menjahiku, ketika lewat di sebelahku pun dia berusahan untuk memalingkan wajahnya. Aku pun melakukan hal yang sama, tapi aku tidak sampai memalingkan wajahku kearahnya, karena aku yakin dia pasti melakukan itu padaku. Saat jam olahraga aku […]

Remember (Bab 4) – Cerbung Loganue Saputra Jr

Remember (Bab 4) – Cerbung Loganue Saputra Jr

REMEMBER Cerbung Loganue Saputra Jr BAB 4 Hari itu hari sabtu, hujan turun deras mengguyur kota Dulbia, saat pelajaran Fisika berlangsung aku tidak terlalu memperhatikan, pikiranku melayang keluar dengan wajah melamun memandangi tetesan hujan dari jendela kelas, aku memikirkan Irma saat itu. Hari itu Irma tidak masuk sekolah, tidak ada kabar darinya, tidak ada yang […]

Remember (Bab 3) – Cerbung Loganue Saputra JR

Remember (Bab 3) – Cerbung Loganue Saputra JR

BAB 3 Di sekolah, Karer dan Irma jadi sering berduaan, dan aku  merasa kami mulai memiliki jarak yang senghaja mereka berdua buat terhadapku. Seharusnya aku tidak perotes dengan jarak yang terbentuk di antara kami, seharusnya aku bisa mengerti karena mereka memang membutuhkan waktu untuk berduaan. Mungkin saat itu yang aku butuhkan adalah penjelasan dan kepastian […]

Remember (Bab 2) – Cerbung Loganue Saputra JR

Remember (Bab 2) – Cerbung Loganue Saputra JR

BAB 2  Setelah insiden di bawah pohon kelabu, Irma memang selalu menghindari kami berdua, dia berangkat sekolah sendiri, duduk dibangku belakang bertukar dengan Loli. Ketika waktu istirahat pun dia hanya menghabiskan waktunya di perpustakaan. Aku selalu memperhatikannya, berkali-kali aku menoleh ke belakang untuk memastikan bahwa dia terlihat baik-baik saja. Tapi entah mengapa aku bisa merasakan […]

Remember – Cerbung Loganue Saputra JR

Remember – Cerbung Loganue Saputra JR

BAGIAN PERTAMA  Masa-masa di Dulbia BAB 1 Namaku Alejandro. Usiaku 37, dan saat ini aku memilih untuk menyendiri di pesisir pantai yang tenang di kepulauan Sabana, merasakan sejuknya udara yang bertiup tanpa malu-malu, memandangi ladang bintang yang berkedip di dalam kegelapan malam, menyanyi bersama para gelombang, yang akhirnya membawa sekawanan butiran pasir untuk terseret ke […]

Pak Sintong #9 (Tamat) – Cerbung Martin Siregar

Pak Sintong #9 (Tamat) – Cerbung Martin Siregar

PAK SINTONG #9 (Tamat) Cerbung Martin Siregar Masyarakat kita sudah terpecah belah tak mungkin solid akibat hasutan kekuatan modal oleh politikus politikus yang rakus ” Dengan gampang mereka akan menyusup ke tengah masyarakat apabila gerakan revolusioner didengungkan”. Menyebarkan duit dalam jumlah besar ke masing masing anggota masyarkat. Mereka punya banyak duit” Dan masyarkat desa yang […]

Pak Sintong #8 – Cerbung Martin Siregar

Pak Sintong #8 – Cerbung Martin Siregar

PAK SINTONG #8 Cerbung Martin Siregar Sejak awal perjumpaan Amsal dan Ferri simpatik berkawan dengan warga HRM. Tapi dalam interaksi pembicaran antar mereka berdua sering terjadi perbedaan pendapat mengenai visi missi HRM. Ferri menilai bahwa program HRM adalah sebuah sumbangsih mencerdaskan anak bangsa . Karena staf HRM rela letih dan menguras tenaga demi untuk mencapai […]

Pak Sintong #7 – Cerbung Martin Siregar

Pak Sintong #7 – Cerbung Martin Siregar

Pak Sintong #7  Cerbung Martin Siregar Amsal dengan perasaan bersalah  dan suara memelas menjelaskan alasannya datang ke HRM. “Oh !!! kami belum baca tulusan itu. Dimuat dimana dan tentang apa? Masuklah dulu “ Ari mulai mengendur merasa iba melihat Amsal yang macam orang pesakitan menerangkan alasannya datang ke HRM. “Ma kasih… Bang”  Ferri membuka sepatu […]

Pak Sintong #6 – Cerbung Martin Siregar

Pak Sintong #6 – Cerbung Martin Siregar

PAK SINTONG #6 Cerbung Martin Siregar Dua minggu berlalu. Kebingungan sekaligus rasa kehilangan Pak Sintong semakin surut ditelan waktu. Hari hari di HRM kembali semakin normal. Walaupun Indra masih terus melacak keterlibatan Pak Sintong dalam kerja terroris islam fudamentalis bersama seluruh warga HRM yang juga ikut heboh melacak dimana Pak Sintong berada. Tapi, hasil pelacakan […]

Pak Sintong #5 – Cerbung Martin Siregar

Pak Sintong #5 – Cerbung Martin Siregar

PAK SINTONG #5 Martin Siregar “Inilah kenyataan yang tak bisa kita pungkiri. Kalian tak perlu kecewa karena kita masih langkah awal menatap masa depan yang cerah” Pak Sintong senyum dikulum. “Terima kasih Pak Sintong” Ferri rangkul pinggang gendut Pak Sintong sambil masuk ke panggung pertunjukan. Ferri dan Amsal merasa senang bergaul dengan bapak tua yang […]

Pak Sintong #4 – Cerbung Martin Siregar

Pak Sintong #4 – Cerbung Martin Siregar

PAK SINTONG #4  Martin Siregar Mereka menuduh semua pihak adalah agen neo-liberalisme. Terutama pemerintah dan LSM dituduh menjual kemiskinan Indonesia demi untuk kemakmuran hidup LSMnya. Mereka menganggap seluruh LSM adalah kotor dan rakus duit. Sudah tak mau membedakan bahwa masih banyak juga LSM yang bekerja tekun dan sungguh sungguh ditengah tengah rakyat. Gerakan mahasiswa sama […]

Pak Sintong #3 – Cerbung Martin Siregar

Pak Sintong #3 – Cerbung Martin Siregar

PAK SINTONG #3 Martin Siregar  “Iya,… saya prihatin mendengar kerja kalian. “tapi, siapa diantara kalian yang serius ingin hidup di dunia teater”? penuh semangat Pak Sintong bertanya.   Dengan sigap Ferri langsung merespons: “Ini pertanyaan yang berat Pak.  Kami belum  berpikir sampai kesana”. “Wah, sudah hampir terlambat. Setidaknya ada 2 atau 3 orang sudah punya komitmen […]

Pak Sintong #2 – Cerbung Martin Siregar

PAK SINTONG #2 Martin Siregar   Sejak itulah Pak Sintong berumur 58 tahun dengan cambang brewok lebat berkawan dekat dengan Indra hingga sekarang. Indra anak muda potensial pemerhati realitas sosial telah menyerahkan hidupnya untuk berjuang bersama masyarakat tertindas. Tidak mau kerja formal permanent sebagai staf di kantor pemerintahaan maupun perusahaan swasta. Hal ini sangat bertentangan […]

Pak Sintong #1 – Cerbung Martin Siregar

Pak Sintong #1 – Cerbung Martin Siregar

PAK SINTONG #1 Martin Siregar   Tok …tok..tok… Pintu utama sekretariat HRM (Himpunan Rakyat Merdeka) diketuk 2 orang anak muda yang datang naik motor bergaya mahasiswa dengan tas gantung berisi buku buku. “Bu, bang Indra ada Bu… kata mereka. “Oh…tak ada. Baru 4 menit yang lalu pergi” kata ibu berkerudung menyambut tamu. Setelah beberapa saat […]

THE SECRET GARDEN #3 ~ Cerita Ana Antarisa Nugroho

THE SECRET GARDEN #3 ~ Cerita Ana Antarisa Nugroho

THE SECRET GARDEN ~ “Pintu Hati Perempuan” (3) Cerita Ana Antarisa Nugroho Kebun Sakura Aku terbang menjauh sahabat Terataiku yang teduh. Angin membawa ku arah matahari terbit. Sayup sayup terdengar nyanyian indah… nyanyian bunga sakura. Sakura, Sakura… Nayamamo satomo, miwatasu kagiri, kasumi-ka kumo-ka, Ashahi-ni ni ou, Sakura, Sakura hanazakari… Sungguh kebun yang indah. Lima keping […]

The Secret Garden #2 – Cerita Ana Antarisa Nugroho

The Secret Garden #2 – Cerita Ana Antarisa Nugroho

THE SECRET GARDEN ~ “Pintu Hati Perempuan” (2) Cerita Ana Antarisa Nugroho Sudah lima kebun aku singgahi dengan lima keping hati yang mengajariku tentang keikhlasan. Belum puas aku menjelajah kebun rahasia ini, dan angin masih menuntun ku ke beberapa sudut indah di Kebun Rahasia.  * Kebun Melati Wangi semerbak. Lembut, anggun dan putih… Aku terbang […]

Hikayat 3 Sahabat #40 Tamat – Novel Insan Purnama

Hikayat 3 Sahabat #40 Tamat – Novel Insan Purnama

Novel Insan Purnama ___ LAMPIRAN Sekarang… Haji Engkur adalah pengusaha bengkel bubut besar dengan nama Bengkel Bubut “EB”. Huruf EB ini singkatan dari Engkur Bubut. Kata bubut itu melekat dengan dirinya menunjukkan dedikasinya yang luar biasa kepada perbubutan. Selain pengusaha bengkel bubut, ia pun membuka dealer motor. Bisa ditebak, nama dealernya pun Dealer Motor “EB”. […]