Tag Archive | Kiswondo

Puisi Kiswondo: Irama Kerja Mesin Indonesia

IRAMA KERJA MESIN INDONESIA  Puisi Kiswondo Berabad-abad menderu irama kerja mesin yang memproduksi masa depan. menderu, menderu, menderu terus menderu. sampai tak ada ruang-waktu yang kosong menggemakan irama kerja. rambate rate rata. rambate rate rate. dan jutaan orang berpeluh pada setiap harinya. memenuhi sepanjang abad yang melaju ke depan: demi esok yang adil dan merata. […]

Puisi Kiswondo: Nyanyian-nyanyian Tengah Malam (Pro Leo Kristi)

NYANYIAN-NYANYIAN TENGAH MALAM (pro Leo Kristi) Puisi Kiswondo  jiwa-jiwa yang menjagai ibu di gelap malam-malam seribu tahun, masih tetap mendendangkan lagu cinta. lagu cinta seorang anak pada seorang ibu kandung yang menumpahkan darah untuk menghidupinya. “kini ibu sedang lara, merintih, dan berdoa, kini ibu sedang lara, merintih dan berdoa”. nyanyian-nyanyian sangsai yang akan terus membakar […]

Puisi Kiswondo: Lagu Liar untuk lelaki Liar (bagi iwan fals)

LAGU LIAR UNTUK LELAKI LIAR (bagi iwan fals) Puisi Kiswondo kuda terjantan, kuda terjalang, kuda terliar sudah dipilih. dan kau telah menunggang di atas punggungnya. menghamburlah ke padang-padang terbuka, ke tengah-tengah medan, ksatria. gemuruh amuk yang di dalam dada, adalah gemuruh ombak samudra, adalah jeram luka, adalah deru badai prahara – yang diperanakkan oleh nurani […]

Hilangnya Impian Kang Barjo – Cerpen Kiswondo

Hilangnya Impian Kang Barjo – Cerpen Kiswondo

Oleh  :  Kiswondo Semua orang mengimpikan hidup bahagia, tak terkecuali kang Barjo. Tetapi harapan indah  kang Barjo tak harus indah di dalam kehidupan nyata. Sebenarnya, dia pun memang tak merasa perlu membayangkan hidup sejahtera. Apa perlunya bayangan dan harapan baginya? Kenyataan teramat lebih penting dari segala macam bayangan, harapan, impian, cita-cita. Apa perlunya? Baginya cukuplah […]

Sekeping Hati Sunyi Menanti – Cerpen Kiswondo

Sekeping Hati Sunyi Menanti – Cerpen Kiswondo

Oleh  :  Kiswondo “Coba anda bayangkan, kalau diri anda adalah seorang perempuan NTT sederhana, hanya lulusan SD dengan kehidupan keseharian yang pas-pasan secara ekonomi. Dan anda sudah bertahun-tahun ditinggalkan suami anda, yang pamit pergi merantau menjadi buruh migran ke Malaysia, namun hingga kini belum juga kembali.[1] Sudah bertahun-tahun pula tidak pernah tahu kabar berita yang […]

Ketika Kopi Tak Lagi Berbuah – Cerpen Kiswondo

Ketika Kopi Tak Lagi Berbuah – Cerpen Kiswondo

Oleh  :  Kiswondo . Tahun ini kopi tak panen lagi. Hujan yang turun selalu lebat disertai angin di masa pohon kopi berbunga, membuat bunga kopi yang hampir mekar menjadi jamuran dan akhirnya membusuk Sementara itu yang sudah keburu mekar rontok berjatuhan. Keadaan ini masih diperparah lagi ketika sisa kembang kopi yang tidak jamuran dan tidak […]

Surat Kertas Buram – Cerpen Kiswondo

Cerpen:  Kiswondo Kutulis terus suratku yang ke sekian kali kepadamu, kawanku. Aku tak ambil  peduli lagi, kau berada di mana kini. Bahkan aku pun sudah tidak ambil pusing, apakah kau masih hidup atau sudah mati. Toh dua-duanya tak begitu banyak beda. Tak begitu banyak maknanya bagiku. Sebab sekalipun kau masih hidup, toh tak akan pernah […]