Tinggalkan komentar

Puisi Mohammad Jihad Gunawan: Desaku Muncul di Televisi

Puisi  Mohammad Jihad Gunawan:

DESAKU MUNCUL DI TELEVISI

Desaku muncul di televisi
saat Matahari pagi
sinarnya membuang senyummu
kembang dadap lupa merahnya
seperti aku yang dulu
ketika pertama mengenal
orang mengupas kulit pisang
di ladang-ladang itu bau kemenyan
mengundang selera kota memetik-metik
apa yang lapar, yang menerkam ayam
musang bulunya, dicukur rapi.

Desaku muncul lagi di televisi
suara seruling, orang menanam antena di sawah
menengadah pada awan, hujan,
kemarin diserap rumputan
dan rumput-rumput, suka sapi
menjelma televisi lagi

Desaku muncul lagi di televisi
ketika kumbang tai, wc-ku,
mampuslah kau,
walau kentut, limbah siapa
yang bikin orang mengasah belati
di televisi itu tiba-tiba
orang makan bekicot
darahnya meloncat-loncat
seekor bajing di kebun cengkeh
meloncat-loncat di pohon jeruk
orang desa minum orson, membisu
memeras jeruk keringatnya kecut
jiwa yang terkurung, sangkar, bajing,
meloncat-loncat, takut
kentongan ditabuh dalam televisi
yang getir,
titir sepasang merpati ditusuk belati lagi.

Bantul, 1994

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: