Tinggalkan komentar

Puisi Mohammad Jihad Gunawan : Senandung Batu Apung

Puisi Mohammad Jihad Gunawan:

SENANDUNG BATU APUNG

Ada duka mengapung
Awal dari orde yang bingung
Ada tangis tanpa meronta
Awal dari orde yang ditata
Ada teriak tanpa kata
Awal dari orde buat siapa

Batu-batu apung meratapi buih
Di sini

Akulah antara batu itu
yang siapa apungkan

Siapa pula aku sejarah yang
menggenggam batu.

Anak-anak balita di Palestina
melempari setan dengan batu.

Di sini,
orang melempar batu sembunyi tangan
ketika derap pemuda-pemuda ideologis
menggertak sambil menyanyikan

“Singkirkan Kepala Batu?”

Ah,
Di sini
Sukarno, Natsir maupun Syahrir
masih saja mengalir
di sungai itu nampak terapung-apung
di sungai itu jualah
gemericiknya air
senandungnya batu apung

Bantul, 1995

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: