Tinggalkan komentar

Puisi Mohammad Jihad Gunawan: Aduh 2

Puisi Mohammad Jihad Gunawan

ADUH 2

Aku tak punya apa dalam deras hujan
Rumahku, kampung halaman itu gelisah
si tukang sihir dan banjir,
dan gempa dan perkampungan kumuh yang terbakar,
seonggok sampah di pojok kota itu, kesepian.

Akulah huruf-huruf mati di surat kabar itu
tak seperti aspal dan semen
dan pabrik yang suka menggeser-geser pantatku
sungguh aku ingin belajar dari hujan
sedang angin tak punya kabar
burung-burung, duhai sayapmu melintas
batas antara yang mati dan bernafas.

Pada kepak sayapmu
aku ingin lepas.

Bantul, 1994

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: