1 Komentar

Gaya dan Tren – Cerita Aditya Prahara




Cerita Aditya Prahara

Aku telah selesai menyelesaikan studi di Amerika. Dan sekarang aku pulang. Ketika sampai di rumah, Ibunda sudah ada di beranda. Kutaksir Ibunda menunggu-nunggu kedatanganku. Langsung kuraih tangannya dan kucium. Tak lupa salam. Ibunda melihat penampilanku. Ibunda memandangiku dari ujung kepala hingga kaki.

“Ya ampun, le, kenapa celanamu robek begitu?” tanyanya melihat celanaku yang robek di lutut.

“Ini gaya, Ibunda.”

“Gaya? Ya ampun, bergaul dengan siapa kamu di Amerika, sudah begajulan begini.”

“Ini tren, Ibunda.”

Ibunda terdiam saja.

“Ibunda tidak suka?”

“Jelas saja, anakku. Batasan aurat lelaki itu dari pusar sampai lutut. Kalau lututmu terlihat seperti itu, berarti kamu membuka aurat.”

Jember, 18 Juli 2011

Gambar dari SINI

________________________

Tentang Penulis:

Aditya Wicaksana Wany Prahara, atau dikenal pula dengan nama Aditya Prahara, lahir 12 Oktober 1994, di Jember, Jawa Timur. Saat ini menjadi Junior Journalist di RanSel (Koran Sekolah) Radar Jember (Jawa Pos Group).

Mulai menulis sejak umur 14 tahun di kelas 10 SMA. Selain penulis, Aditya Prahara juga aktif di bidang musik sebagai gitaris. Menggemari musik Rock. Tapi, ia juga amat menggemari Wayang Kulit dan Reog Ponorogo.

Sekarang Aditya Prahara lebih banyak menghabiskan waktu untuk mempelajari sastra lebih mendalam. Ia juga lebih aktif menulis cerita 100 kata yang terbilang ringkas. Beberapa cerpen dan puisi sudah dibuatnya, tapi belum pernah diterbitkan oleh media masa manapun.

Saat ini tinggal di Jember dan masih berstatus sebagai pelajar SMAN 1 JEMBER.

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

One comment on “Gaya dan Tren – Cerita Aditya Prahara

  1. Productive habit, Mas Aditya
    Semoga sukses…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: