Tinggalkan komentar

Puisi Agus Wepe: Aku dan Para Aku

AKU DAN PARA AKU

Puisi Agus Wepe

Orang-orang kolot termenung di meja masa tuanya
Sebagian berlarian kena angin
Para Aku bangkit dengan angkuh mengatas angin

Orang-orang kolot melotot melihat dunia luar
Barangkali tak pernah tahu
Kami menaklukkan benteng lelaku yang kukuh mengikat para Aku

Orang-orang kolot mencomot remah kebebasan
Yang dikata hilangkan aturan
Sembunyi mencoba nikmati

Orang-orang kolot terus melotot

Para Aku meratap kegirangan
Tapi aku masih ngences ditimang mimpi

Wonosobo, 1 Mei 2007

___________________________

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: