Tinggalkan komentar

Puisi Jaqueleto: Menggapai-Mu

Puisi Jaqueleto

MENGGAPAI-MU 

Dalam lelap ‘dia yang disini’ tak lupa mengingat-Nya
Dalam sepi ‘dia yang disini’ setia menyapa-Nya
Dalam keramaian ‘dia yang disini’ tak pernah lupa mengajak-Nya
Dalam kesedihan pun ‘dia yang disini’ selalu menghampiri-Nya

Kini dalam misi penting pun ‘dia yang disini’ melibatkan-Nya
‘Dia yang disini’ kirimkan kode S.O.S kepada-Nya
‘Dia yang disini’ berharap Dia merespon dengan segera
Kemudian melancarkan bantuan sebanyak-banyaknya

Seiring hembusan angin dingin di tengah malam
‘Dia yang disini’ masih berusaha mencari sinyal-Nya
Kini ‘dia yang disini’ tidak lagi berbisik melalui speaker kecil ini
Tapi ‘dia yang disini’ berteriak dengan lantang,
Bantu aku!…

Sepersekian centimeter dari garis batas pencapaian tujuan
Merasa lega ‘dia yang disini’ merasa nyaris mencapainya …
Namun apa yang diduga ternyata hanya fatamorgana belaka
Hitungan sepersekian centimeter seakan belum terkonversi secara tuntas
Ini masih lebih dari berkilometer jauhnya …

‘Dia yang disana’ berkata ‘tidak usah dicari, pasti akan ketemu bila saatnya tiba’
Sedangkan ‘dia yang disini’ bagai serdadu Perang Sipil terus bergerilya menembus belukar
Erangan kesakitan dia singkirkan, hujaman bayonet dan desingan peluru dia tak gentar
Ini ‘medan perang’, bung!… Siapa lengah, dia kalah!…

‘Dia yang disini’ lalu berdiri tegap, menengadah dan tak lagi turun serta membungkuk
Dia kini kembali berdiri gagah melawan arah dan tak lagi terpuruk lalu membusuk
Semoga ‘perang’ ini akan segera reda dan hidup akan kembali indah
Sehingga gundah akan segera berubah ketika warna langit senja mulai memerah

Dalam lelap ‘dia yang disini’ tak lupa mengingat-Nya
Dalam sepi ‘dia yang disini’ setia menyapa-Nya
Dalam keramaian ‘dia yang disini’ tak pernah lupa mengajak-Nya
Dalam kesedihan pun ‘dia yang disini’ selalu menghampiri-Nya

Karena Dia adalah sang Maha Oke
Dan karena Dia pulalah yang akan memberikan jawaban
Akan perjuangan yang sedang dilakukan ‘dia yang disini’
Sebuah perjuangan untuk menyelamatkan ‘dia yang disana’ …

Jaqueleto | 07 Juni 2011 | 5:25

________________________

Jaqueleto

Jaqueleto adalah nama dunia maya dari Agun Pratama. Dalam kesehariannya, Agun adalah seorang freelance graphic designer sekaligus penggemar sepeda unik yang sedang mencoba untuk mendiversifikasi talentanya di bidang kepenulisan. Agun secara tidak sengaja menemukan bahwa dunia menulis sangat menyenangkan terutama dalam merangkai kata demi kata hingga menjadi puisi sederhana yang tidak memiliki pakem yang jelas.

Agun biasa menyebut kumpulan puisi ini dengan ‘Puisi pergolakan penumpas kegalauan dari sang pujangga budiman’. Sebagian besar puisinya berkisah tentang semangat untuk segera bangkit dari kegalauan, generasi menolak tua, percintaan penuh lika liku dan lain sebagainya.

Selain menyenangi dunia kepenulisan, Agun juga seseorang yang aktif dalam pergerakan pesepeda di Yogyakarta khususnya di komunitas sepeda modifikasi, KLOVER (Komunitas Lowrider Vredeburg).

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: