Tinggalkan komentar

Puisi Susan Gui: Yang Tak Kembali

YANG TAK KEMBALI 

Puisi Susan Gui

/1/

Aku ribuan tahun mati, menghisap debu sendiri
Mati yang ribuan kali menjumpai kehidupan
Mati yang jutaan sepi diingkari
Yang berlari dari ribuan waktu,
Senja maha sendu
Pelupuk mata yang jadi kuyuh  ditikam ribuan kali pilu
Ribuan waktu mati, tidak pernah kembali dan memburu

Cinta, rasa, abu itu biasa
Menari sendiri dalam senyap seketika

/2/

Burung menari
tidak mengerti apa itu sedih
menggantung pada tebing-tebing hati

/3/

Jangan bersedih
Ketika bersiap mencinta
Maka bersiap ribuan kali mati di ujung neraka
Panas yang membakar
Meminta memaksa untuk damai serasa
Sudah, itu hanya pada garis harap; segera binasa

Juli, 2012

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: