Tinggalkan komentar

Puisi Iga Mawarni: Terlanjur

TERLANJUR

Puisi Iga Mawarni

Seketika purnama berubah warna…merah !
Dan…lamat-lamat lolongan anjing malam sungguh pilu mencekam

Tercekat nafas ditenggorokan menyesakkan
Setelah berkali senggukkan itu meneteskan lara yang dalam

Melantun gundah gelisah dalam sunyi beribu malam
Menumpah getir yang mengendap menghalangi langkah
Tak bisa tersuarakan isak sedih terpendam
Biarlah guratan berpuluh halaman menampung perihnya

Nanar rona wajah tersapu setengah senyuman
Sulit dipaksa rekahnya, sebab hati tak sedang lapang
Segala yang terlanjur pastilah sulit diatur mundur
Maka biarkanlah lepas seperti adanya…agar peliknya terkubur
Sebab hidup merangkak maju meninggalkan masa lalu
Menggenapi usia yang tak bisa ditarik ulur…

lewati tgh mlm
7.12.09
———————————————————————-
berandai melihatmu tersenyum lagi, sahabatku….

 

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: