Tinggalkan komentar

Puisi Aant Subhansyah: Jembatan Kukar

JEMBATAN KUKAR 

Puisi Aant Subhansyah

(1)

biar langit runtuh, kau tetap indonesiaku
tapi kalau jembatan yang runtuh, indonesia macam mana pulak ini,
aku pernah membeli kasur bergaransi sepuluh tahun, kini sudah sebelas tahun tak ada yang rusak, meski anakku protes karena bau ompol katanya
(2)
ku ingin membangun jembatan bambu
untuk menggantikan jembatan yang rubuh di sungai itu
akan kutanam kepala kerbau sibuya di pondasinya
biar kokoh dan bergaransi seribu tahun lamanya

 

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: