Tinggalkan komentar

Puisi Singgih Swasono: Aku Akan Melawan

AKU AKAN MELAWAN 

Puisi Singgih Swasono

Kata menghujam  merobek lukisan masa silam, terpendam.
menutup diri lebih, menebar bunga wangi bau kedengkian
kembalilah berpegang pada Nur Illah, bila tidak. aku akan melawan.

Mendung gelap bayang tinggal pesan, terngiang wejangan,
terpatri di hati nuraeni, tak lekang dimakan kegelepan,
tebarlah pesan wejangan tinggalan, bila tidak. aku akan melawan.

bunga wangi kata merajam sukma, menebar politik usang,
berlindung di bawah telapak kaki ibu, tebar bunga kebusukan hati
kembalilah kehakiki kesucian hati Nur Illahi, bila tidak. aku akan melawan

 

Purwokerto, 26 April 2011

 

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: