Tinggalkan komentar

Puisi Bontot Sukandar: Yang Kubaca Hanya Puisi

YANG KUBACA HANYA PUISI

(saat tak kutemukan yang kau taruh dibathinku)

Puisi Bontot Sukandar

titikmu dunia baru tak tersentuh rasa dan logika
anakanak hilang mengejar halimun dalam genggaman
linglung dalam surganya gelisah
binar mataku menusuk rimbanrimba
mencoba menemukan rasamu tersamar
kamu
telah menjadi ibu jari bagi rasa resahku.
menghambur peluk hangat dari sebuah jabat rasa
inilah sekotak impian
mengabarkan tempat persinggahan masa lalu
tersamar dalam pandangan menjadi sebuah nama
menuju tempat tetirah kau tuntun aku berselempang gelap
bagai seorang pejalan di kesunyian
mencari seperti cahaya
serupa bayangan purnama
menemukan kembali mimpi bersarung kenanga
dalam rutinitas hidup berkubang gelisah

mencium harum kotamu menyimpan jejak
suatu saat menggoreskan kenangan
suatu ketika yang kubaca hanya puisi

Tegal,7 des 11

 

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: