Tinggalkan komentar

Puisi Agus Wepe: Karena Janji Bukan Hanya Milik Pemerintah

KARENA JANJI BUKAN HANYA MILIK PEMERINTAH

Puisi Agus Wepe

alap-alap itu menukik, sekejap ia tangkupkan kedua sayap mudanya, ia biarkan tubuhnya jatuh terbenam dalam riak-riak penyuci. namun kemudian ia kembali muncul berkibar-kibar di atas bulir-bulir garam cair yang terkibas oleh sayapnya, membiarkan lautan rapuh itu bertanya ngilu: kenapa kau masih ragu? jawabnya: tentu, tentu akan ada waktunya—aku akan menyerah pada kenyataan, dan deburmu akan memenuhi rongga dadaku sampai aku tak mampu berpaling lagi. ketika itulah kau tak akan mempertanyakan keyakinanku lagi, sebab memang kau samuderaku, dan aku alap-alapmu.

23112011

 

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: