Tinggalkan komentar

Puisi Jansori Andesta: Kata Membunuh Kata Tumbuhkan Kata

KATA MEMBUNUH KATA TUMBUHKAN KATA

Puisi Jansori Andesta 

kata membunuh kata
tumbuhkan kata hadirkan makna
dalam pencarian hidup jalan pujangga
di sambut hujat gelimang harta
tak hendak terjeda
tertancap kukuh pada kediriannya

kemarin, hari ini, besok dan lusa
selalu sama tiada ubah
bait-bait menggema
kata-kata meronta
meninggi angkat suara
kuburkan sudah janji-janji tak terangka

tiada tersurut langkah
catat sejarah dari masa ke masa
pun darah sebagai warna
pun terserak peluh atas bentangnya
pun berhias buncah tetesan air mata
hingga terkuak segala fakta

ya, kata membunuh kata
tumbuhkan kata hadirkan makna
ungkapkan rasa nyata merupa
pada untaian rima
nada-nada yang selalu harap terjaga
hingga tetes akhir sang tinta

Bengkulu, 9 Februari 2013

Jansori Andesta, Lahir di Kepahiang, Bengkulu 22 Januari 1987, saat ini bekerja sebagai Opetor di Icon Mediatech Bengkulu.

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: