Tinggalkan komentar

Puisi Aant Subhansyah: Rumput Tetangga

RUMPUT TETANGGA

Puisi Aant Subhansyah

pagi itu kulihat rumput tetangga terkulai layu
tak ada butiran embun pada bibirnya kering dan pecah-pecah,
hanya debu
dan partikel-partikel karbon

segera kubagi dia setimba air dan sedikit unsur hara,
(meski anggrek-tanahku sedikit cemburu)

kini rumput tetangga kembali menghijau,
pucuk-pucuknya mengeliatkan senyum dikulum…
tapi, ah celaka, dia merambat ke pintu pagarku

***jogja 2012

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: