Tinggalkan komentar

Kawan Perempuan di FB – Catatan Martin Siregar

KAWAN PEREMPUAN DI FB

Catatan Martin Siregar

Makin kencang interperpersonalku dengan kaum perempuan setahun ini. Di facebook berkawan sekaligus diskusi intens dengan beraneka ragam karakter perempuan. Mereka semua cantik jelita menawan hati. Mulai dari ibu/janda muda produktif nulis, serius menyempurnakan kepribadian, pencipta lagu, pejabat publik suka memasak, belum terpikir untuk kawin lagi, dan  lain lain, dan lain lain. Ada cewek mengalami konflik bathin memilih agama formal, gejala lesbian, reporter, pecinta alam pemerhati sosial, marketing, ayah kandung telah pergi, dan lain lain dan lain lain. Jawa batak, melayu dayak, aceh,NTT sunda dan lain lain dan lain lain. Nampak mereka sayang, hormat samaku dan suka nulis suka baca terkesan ingin memahami semboyan:”Hidup adalah Perjuangan”.

Pada umumnya sudah kukirim file buku:”Kawan Kentalku Bason Kumpulan Cerpen Unkonvensinil Jilid II sebagai pertanda bahwa aku ingin membangun persahabatan yang didasari oleh”jujur dalam keterbukaan dan terbuka dalam kejujuran”. Respon mereka cukup membahagiakan. Akibatnya koleksi karya tulis mereka sudah hadir jadi file di lap topku yang sudah grepak peak (tua/mau hancur). Kadang aku kasih saran tentang pentingnya kalimat liar, sadistis ekstrim bernuansa unkonvensinil. Supaya memberi pesan kuat tuk mengenal kehidupan yang benar.

Yah,..Begitulah hubungan interpersonal yang berkembang melalui facebook.

Sudah lupa entah mulai kapan aku tertarik mengenal jiwa anak dan perempuan. Tapi inilah pijakan dasar aku berpengalaman membangun kelompok anak jalanan dan anak pedesaan, selama belasan tahun, Sekarang aku merasa sia sia, percuma dan tidak tahu perkembangan kelompok anak. Sedangkan program berkaitan dengan perempuan aku belum banyak pengalaman,

Negara akan sejahtra damai sentosa apabila memprioritaskan perhatian terhadap keberadaan anak dan perempuan. Tapi, sampai saat ini negara hanya sibuk melengkapi data statistik sesuai dengan standard yang ditentukan pihak asing*). Belum menyentuh kebutuhan anak agar terbiasa bekerja sama untuk memenuhi citarasanya. Sambil melatih anak memahami keharusan bergotongroyong, bersikap sabar tekun dan sistematis

Aku juga teringat kotbah gereja kristen tentang penting peran perempuan. Orang yang bertahan menemani Yesus Kristus menghembuskan nafas terakhir adalah Bunda Maria. Orang yang berziarah dan bicara dengan Yesus bangkit dari kubur adalah perempuan. Hal ini ditafsirkan bahwa perempuan sebagai poros menyebarkanluaskan kebenaran dimuka bumi ini.

Aku juga sudah baca”Sarinah”. Bung Karno marah besar melihat kapitalisme dan lembaga agama menyepelekan peran perempuan dalam kehidupan sehari hari.

Mungkin hal ini yang mendorong aku tuk membangun hubungan interpersonal dengan kaum perempuan lewat facebook.

Aku ngak ngerti buah apa yang dihasilkan dari proses interpersonal yang sedang berlangsung ini.

Sssttt….Mari, kita minta jawabannya dari mereka.

*) Baca Di Padepokan Pueblo Jilid II

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: