Tinggalkan komentar

Puisi Kiswondo: Irama Kerja Mesin Indonesia

IRAMA KERJA MESIN INDONESIA

 Puisi Kiswondo

Berabad-abad menderu irama kerja mesin yang memproduksi masa depan. menderu, menderu, menderu terus menderu. sampai tak ada ruang-waktu yang kosong menggemakan irama kerja. rambate rate rata. rambate rate rate. dan jutaan orang berpeluh pada setiap harinya. memenuhi sepanjang abad yang melaju ke depan: demi esok yang adil dan merata. barisan orang berlengan kekar mengasah indonesia agar tajam berkilat-kilat. untuk memotong kue kelayakan hidup yang liat bagaikan batu. berdentam-dentam irama godam memalu pembagian kemakmuran bersama. irama kerja terpantul dari sisa-sisa monumen, prasasti-prasasti, tugu-tugu peringatan. dan sepanjang sejarah dipenuhi orang bekerja. tak kenal siang, tak kenal malam. tak kenal hujan tak kenal terik. mesin indonesia terus menderu. namun keadaan belum berubah.

Samin mendorong gerobak berangkat jualan es, mendorong indonesia maju ke depan. jiman menambal ban, sebab ia tidak mau roda kerja kempes dan indonesia tidak bisa disorong ke depan. suto, noyo, dan dadap bangun subuh, berangkat ke pabrik, untuk menghidupkan mesin kerja indonesia, agar cerobong asapnya terus mengepul. suro berangkat ke sawah ketika matahari bangun, menanam peluh dingin di lumpur yang dingin, untuk bahan bakar mesin indonesia. ginting duduk di belakang kemudi, mengemudikan laju mesih indonesia. semua menyerahkan nyawa untuk kerja agar mesin indonesia maju ke depan dengan perkasa. Dan sanggup memuat mereka semua.

Suatu hari semua wajah lesu. suatu hari mesin itu berhenti. samin murung. jiman bertopang dagu, suto, noyo, dan dadap ogah kerja. ginting bergerombol di pinggir jalan. suro menjerit resah. mereka baru sadar mereka adalah manusia. karena itu mereka butuh nasi. padahal nasi mereka sering dicuri. lantas mereka bertanya: indonesia untuk siapa? pertanyaan mereka dijawab dengan todongan senjata

Yogyakarta, Indonesia: Oktober (14) 1993

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: