Tinggalkan komentar

Puisi Angger Jati Wijaya: Nyanyian Para Martir

NYANYIAN PARA MARTIR

Puisi Angger Jati Wijaya

pernah kuungkap dendam itu
pada bayang-bayang badan sendiri
agar kelak tetap ada yang bersaksi
hingga kapan pun pengadilan itu tiba
tidak menjadi pesakitan abadi
sunyi seorang diri

telah lama kita saling mengerti
setegar apa pun jejak kaki
takkan sekuat para serdadu
yang menggoreskan amarah di kontrak mati

maka jika derak pintu penjara
atau usiran orang-orang tercinta
telah kita duga sejak lama
untuk apa memeluk ragu hati

Yogyakarta 1999

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: