Tinggalkan komentar

Puisi Okti Muktini Ali: Bunga Beringin

BUNGA BERINGIN

Puisi Okti Muktini Ali

Bagai satria dari Osaka
Memegang sebilah pedang bermata dua
Tepekur diam dipojok sebuah gedung tua
Sasana Hinggil Dwi Abad Jogjakarta
Gerahammu terkatup  rapat
Seolah sedang menghujam semua musuh
Sorot matamu luluh lantakkan semua petualang
Yang singgah di Alun alun Selatan

Dan ketika kulewat
Di senja temaram itu
Kau rajam hatiku
Kau iris-iris pakai pedang kayumu
Hingga tubuhku luluh lantak tak bersisa
Tak ada darah tak ada warna merah
Tapi semua lebam ditubuhku
Perih pedih penuh nanah

Kubilang aku bukan musuhmu
Kudatang untuk  cinta seorang ibu
Kuberikau  bunga  beringin dan  wejangan Dewa Wisnu
”Wahai… Mushasi satria tampan  bermata indah
hilangkan dendam  gapailah bintang
ayo pegang erat tangan kubantu kau  terbang”

Tapi tetap saja kau anggap aku mawar berduri
Kau minum darah kau makan daging
Bak kuda lumping
Kumerasuk dalam dirimu
Hingga  hilang  arah  hilang  ada hilang semua rasa
Duka dan lara
Dalam dendam kesumat dan asa
Tak terkira

Yogyakarta, 28  Maret  2011

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: