Tinggalkan komentar

Puisi Restoe Prawironegoro Ibrahim: Tentang Kisah Cinta Anak Manusia Yang Lari Dari Kebenaran

TENTANG KISAH CINTA ANAK MANUSIA YANG LARI DARI KEBENARAN

Puisi Restoe Prawironegoro Ibrahim 

Tujuh tahun lamanya Braminta menanti sang kekasih
dan seperti tujuh menit, kisah cintanya terukir kembali dalam ketulusan
di sebuah pinggiran kota kecil
dalam temaram senja
ia mengalunkannya tembang cinta itu di lereng-lereng bukit
yang disaksikan cahaya rembulan malam
mereka bercanda di tanah lapang

ada air mata menetes
ada air nafsu yang mengalir
yang tak siap berlayar dalam bahtera cinta
dan kandas oleh pukulan badai masa lalu
di belahan pipi yang halus putih kemerah-merahan

air matanya mulai mengalir kembali pada cairan yang meleleh
kerinduan pun mendayung dalam lautan cinta
tak ada yang perlu ditangisi
tak ada yang perlu disesalkan
hanya berbekal gerakan-gerakan tubuh yang mendekapnya

seorang gadis yang sangat sederhana dan lugu
dengan sisi-sisi gelap dalam kehidupannya
ia merajut dalam kemesraan
setitik demi setitik yang terhalang keras
di saat ingin saling merindu
seperti sepasang burung dara yang bebas bercinta di atas udara    

di tanah seberang pula ia terjebak
dengan postur tubuhnya yang seksi
ia tidak merasa jijik dan terhina
ia tidak merasa munafik
meskipun ia terdampar di sebuah rumah bordil

ternyata bayangan kekasihnya yang peramah itu
menampakkan sikap ketulusan cintanya
dengan sambutan belaian kasih dalam kesyahduan
bahwa kelembutan cinta adalah pelarian

di dalam buku catatan hariannya ia menuliskan;
“Di malam yang syahdu, aku adalah pelukan belaian sang kekasih yang merindu.”

dalam silau ia menatap matahari kehidupan
bagaikan sampan yang patah mendayung di tengah lautan terdalam
kemudian ditatapnya wajah laki-laki itu
seperti menemukan senyum di tengah malam yang sepi ini
tentang kisah anak-anak manusia yang lari dari kebenaran

kramat sentiong, 08 September 2012, Jakarta

 

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: