Tinggalkan komentar

Puisi Okti Muktini Ali: Suatu Senja di Parang Tritis

SUATU SENJA DI PARANG TRITIS  

Puisi Okti Muktini Ali

Mata dewa di ufuk barat begitu indah memandang
Bagai perempuan birahi kupeluk erat dia
Bersama cakrawala
Rambut panjangku tergerai
Kemben hijauku basah kuyup air pantai

Gelombangmu mulai pasang
Maaf kalau sedikit kuabaikan
Aku memang sedang terpana
Oleh keajaiban warna jingga sang mata dewa
Entah kau memanggil atau mengusirku

Tiba-tiba sebuah kereta kencana melintas dihadapanku
Dan gulungan ombak serta merta  menyeretku
”Duhai ratu kidul, maafkan aku janganlah cemburu
Aku hanyalah  dara belia
Yang sedang dimabuk asmara”

Wow,  terlempar hidup aku di tepi pantai.

Yogyakarta,  Oktober 1983

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: