Tinggalkan komentar

Puisi Restoe Prawironegoro Ibrahim: Ruang & Angslup

RUANG 

Puisi Restoe Prawironegoro Ibrahim 

Si kurus kering;
tubuh senantiasa penuh daki
tertidur di pinggir jalan
berbantal sebelah tangan
sedang di hadapan
berdiri megah
gedung karya siluman

Binus, 16 Oktober 2012

***

ANGSLUP

Puisi Restoe Prawironegoro Ibrahim

Rindu adalah derita
Derita adalah duka
Duka adalah luka

Lukaku yang berbaju hitam
menyusur remang senja

saat suara sinar petang
angslup berganti malam

Binus, 16 Oktober 2012

***

Restoe Prawironegoro Ibrahim adalah penyair dan cerpenis, yang sudah banyak menghiasi namanya di beberapa media massa, seperti majalah dan koran. Kini, berurban jadi hidup di kotaJakarta.

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: