Tinggalkan komentar

Puisi Idrus Mustofa: Mari (2)

MARI (2)

Puisi Idrus Mustofa

kubaca semesta melalui benih yang kau tabur pada ladang
harfimu. Sejenak aku tertegun dan terpesona. dan bertanya
pada nuraniku, “benarkah ini ladang yang kita garap sejak adam dan hawa berkelana di permukaan bumi?” kau diam,
tak menjawab
hampir-hampir aku tak beranjak dari ketertegunanku. hingga suaramu membangunkanku;
“nak, benih ini akan tumbuh sampai langit benar-benar menangis karena ulah kalian,”
suaramu terputus saat matahari menuntun pada kelelahanmu,
pulang. di bawah matahari.
meski pada langkah kesekian,
kau berbalik arah dan melempar seulas senyum

Bengkulu, November 2006

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: