Tinggalkan komentar

Puisi Umar Machdam: Hukum

HUKUM

Puisi Umar Machdam

Polisi adukan hukum

Pada sopir bis

Sopir bis adukan hukum

Pada transmigran

Transmigran adukan hukum

Pada merdeka

Merdeka adukan hukum

 Pada perang

Perang adukan hukum

Pada penjajah

Penjajah tidak mengadu

Negri saya miskin tidak punya apa apa
Tapi apa daya

Sebagai manusia

Pengen kaya juga

Hukum pun berkata
Manusia boleh kaya
Tapi tidak usah melanggar hukum

Hukum tidak pernah melanggar apa-apa
Hukum tidak pernah tabrakan dengan siapa saja

Hukum boleh saja istirahat
Kalau manusia
Sudah bisa
Jadi sopir dirinya sendiri

Sopirpun bingung
Setoran naik bensin naik
Sedangkan catutan
Semakin menipis

19 April 1979

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: