Tinggalkan komentar

Puisi Rahardjo Waluyo Jati: Nyanyian Bunuh Diri

NYANYIAN BUNUH DIRI

Puisi Rahardjo Waluyo Jati

aku kenal orang orang yang membasuh harinya dengan peluh. aku menyimak senyum yang disaring dari debu dan jelaga pabrik, aku mencerna senyummu saudara, dalam kepalaku yang lebih menyerupai kepompong kosong, keyakinan yang lama kuperam, sampai saatnya meninggalkanku dengan luka tikaman pada jantung realitas, dan orang orang dengan jelaga sejarah di sekujur tubuh, mengarami lukaku dengan kata kata nyata, kata yang dihidupi kewajiaran, kewajaran membela hidup. o saudaraku, bagi kita sekarang, keadilan jadi pertanyaan: bagaimana merebutnya!

seorang kawan, seniman dari solo, nyata kupungut kebenaran celotehnya; kau bela buruh, maka kau bela dirimu sendiri!

Yogya, 7 Juli ’93

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: