Tinggalkan komentar

Puisi Restoe Prawironegoro Ibrahim: Mati

MATI

Puisi Restoe Prawironegoro Ibrahim

Kala sakit, badan layu, mata sayu
tapi
Dalam meriang keringat mengucur menyebut-Mu

Waktu sehat
detik menit jam bulan tahun memburu
aku pun bergulingan berpacu
Hingga-Mu tertinggal jauh dibelakangku
Mau mati
Lidah kelu, badan layu, mata sayu
Tapi
(teringat bapak ibu ajari mengaji
mengeja huruf-Mu mengenali nama-Mu
pertama kali dilanggar sunyi)
sakit sehat silih berganti
Mau mati
Oh-Mu
(Kemudian ke masa kanak, saat-Mu mengenaliku
dan ku mengenali-Mu)

dimanche, Juillet, 08 – 2012

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: