Tinggalkan komentar

Puisi Sri Sulandari: Panggil Aku Wulan

PANGGIL AKU WULAN

Puisi Sri Sulandari

Tintrim
Selaput kabut membalut malam
membawa aroma melati dan cempaka sepenuh pekat
membius, melarut bertelanjang kaki aku menuju langit
selendang pelangi membalut tubuh
bersijingkat pada tiap gumpalan awan
aku mencarimu
pada tiap lembar langit yang terhampar akulah perempuanmu kangmas
perempuan yang kau panggil wulan
bisikku dalam cekat
kuhamburkan tubuhku pada pelukan angkasa
derap dentam deru rindu yang kau tabuh
mengiringi setiap liukan tarianku membahana
dalam buai
akulah perempuanmu kangmas
senantiasa menunggumu di tiap penghujung malam
aku akan terus menari, tarian pembebasan
atas renjanaku padamu
akulah perempuanmu kangmas
perempuan dalam balutan wangi melati dan selendang pelangi
akulah perempuanmu kangmas
perempuan yang kau panggil wulan

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: