Tinggalkan komentar

Puisi Simon Hate: Rindu Laut, Rindu Kelasi

RINDU LAUT, RINDU KELASI

 Puisi Simon Hate

Kenapa mau juga berlayar, bung
kalau rindu laut
rindu pula pelabuhan,

gigil lampu-lampu jalanan
kabut
bau parfum dan minuman,

musik dan bujukan
liuk pinggul perempuan.
Kalau mau juga berlayar, bung

kenapa rindu laut
rindu pula pelabuhan,

lirikan dan senyuman
senda-gurau di pangkuan
pinggang digelitik menggelinjang,

di kamar, kapal menunggu
kau tak cuma iseng merayu.

Kalau mau berlayar juga, bung
angankan laut
kenangkan pula pelabuhan,

kau tak punya kampung halaman.

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: