Tinggalkan komentar

Puisi Bambang Isti Nugroho: Lidah Naga

LIDAH NAGA

Puisi Bambang Isti Nugroho

Wajahmu keluar bagai lidah naga, lapar mencari mangsa
diluar sepididalam tak ada isi.
Wahai kemiskinan, lihatlah parapencoleng sedang menguras tambang emas
dari moyangmu,mengapa kamu hanya berjongkok menangis saja.
Kepedihan sudah memenuhi udara, gelembungnya menjadi racun menahun.
Masyarakat di sini sudah enggan melawan,karena kalah terus menerus
dan moyangmu menyuruh mengalah.
Karena mengalah itu tinggi nilainya.
Biarkan bule itu menjarah peninggalan nenek moyangmu,
Biarkan bangsa rakus itu menguras tambangdari moyangmu,
suatu hari nanti mereka akan slemekeren, dobol pantatnya

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: