Tinggalkan komentar

Puisi Leea Laisa: Kasihan

KASIHAN

Puisi Leea Laisa
Ketika melihat seorang buruh di PHK.
Dikala si miskin merengek lapar
Disaat seorang menangis dengan tatap mata penuh dengan kesakitan.
Ketika menatap sahabat diam terbujur kaku tak bernyawa,
hanya karna tak ada biaya buat ke rumah sakit.
Selalu kasihan, tanpa bisa berbuat apa-apa.
Sebuah kata yang begitu indah kedengarannya,
dibalik itu, keserakahan, kerakusan, kemunafikan, kebusukan, mendompleng dibalik kata KASIHAN.
Bahkan KASIHAN dijadikan senjata buat membodohi si KASIHAN.
KASIHAN-KASIHAN, Keluar dari mulut mulut pecundang yang perlu di KASIHANi mentalnya.
KASIHAN, terus mengikuti kehidupan dan perkembangan zaman
Hidup KASIHAN,
Matipun KASIHAN.
Dunia selalu terhiasi dengan KASIHAN.

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: