Tinggalkan komentar

Puisi Hamzah: Surat Buat Emak (Tentang Petani)

SURAT BUAT EMAK (TENTANG PETANI)

Puisi Hamzah

Mak, kini aku di sini
hidup bersama petani miskin lereng bukit
yang begitu lincah tapakan kaki
melintas tajamnya setapak jalan batu karang
demi menanam, menyiangi, kemudian memetik
sejumput padi, jagung,gandum atau chantel

Mak, begitu pasrah dan lugu mereka
jauh dari listrik, transistor,apalagi televisi
bahkan saat aku mencuri buah sirsaknya
maka diberikan beserta pohonnya,satu bukit
dan waktu kukencingi sendang kehidupan
diberikannya aku seperangkat alat mandi
pembasuh jiwa

Mak,terbayang sejenak aku ke istana kota
yang penuh beribu kursi goyang
tempat para pejabat, konglomerat dan rat-rat keparat
ongkang kaki dengan segelas kopi, sekaleng biskuit
sambil nikmati siaran tv luar negeri
tanpa perduli

Mak, kapan lingkar nasib akan berbalik, hingga
para rat-rat keparat menjadi bangkai tanah
dan para ni ni petani menjadi langit

Namun kapan…
ya, kapan Mak,suatu proses akan menjadi?
atau mesti menunggu hasil revolusi?

Maret1993

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: