Tinggalkan komentar

Puisi Selsa Rengganis: Jejak yang Hilang

JEJAK YANG HILANG

Puisi Selsa Rengganis

Lantas aku ingat kampung masa kecilku
Saat suara seruling mendayu di tingkahi desiran angin
Sibuk aku mencari muasal merdunya
Namun entah tak kutemukan peniup maha merdu itu

Sesaat aku berpikir
Mungkin ini cara Tuhan ingatkan padaku
Pada satu kampung dimana pernah ku torehkan keceriaan
Penuh gelak tawa walau kadang melintas sedu sedan

Bermain kecipak air di hulu sungai
Menapak tanah basah pematang yang baru selesai di benahi petani
Juga sorak membahana pengusir burung kepodang yang rakus mencuri padi

Ah…
Aku ingin pulang
Kan kuceritakan pada gundukan bukit tempat ku mengadu
Saat roda kehidupan enggan bersahabat dengan diriku
Saat langit menitipkan mendung pada kelopakku
Tentang perjalanan jiwa yang mengkokohkan langkahku
Serupa pungguk merindu rembulan

Aku takkan pernah mampu menapaki jalan nostalgia kembali
Sebaris rinai mengaburkan pandanganku
Sekelebat petir membelah bumiku dan masa lalu
Lalu aku tercenung
Melukis langit dengan kenangan, telah cukup bagiku

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: