Tinggalkan komentar

Puisi Susan Gui: Yang Melintas Pertama

YANG MELINTAS PERTAMA

Puisi Susan Gui

Jangan membayang, sekiranya aku pernah melintas di pikiranmu,

Sejengkal dari kehilangan dan hembusan membawa namamu pada helai bulu-bulu halus dari penantian

Kukira, inilah;

Tepat pada delapan lewat tiga puluh tujuh menit, kau melukis sebuah wajah yang pertama melintas dalam senyap

Sosok pertama menyebar wewangi dari tahunan kerinduan

Terpilin diulas waktu, hingga akhirnya tanak meruah rasa; antara aku dan kau

Maka jangan kira, siapa yang memintas pertama kali

Mungkin kemabukan karena tuak rindu limbur membasahi pelupuk, hingga akhirnya kita saling membisik; aku menginginkanmu, sekarang!

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: