Tinggalkan komentar

Puisi Sutirman Eka Ardhana: Sesaat, Sebelum Kupulaskan Mata

SESAAT, SEBELUM KUPULASKAN MATA

Puisi Sutirman Eka Ardhana

sesaat,sebelum kupulaskan mata dan tidur
hanya engkau yang serasa menyenyumi di pelupuk mata
demikian salu wajahMu, meluluhkan keluhku
dan atas nama dosa, ku menyerah di hariabaanMu

lalu bayang-bayang peristiw yang telah lampau
serasa masih juga hadir dan lewat di sini
hari-hari kelam serta kelabu seperti ada
kembali, menyentakkan rasa haru biruku

sesaat, sebelum kupulaskan mata dan tidur
kulihat diriku yang sebenarnya
di setiap pojok kamar dan benda-benda
serta pada suara-suara sajak yang syup menyapaku di luar

***

Sumber: Majalah Basis, Agustus 1975, XXIV – 11

 

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: