Tinggalkan komentar

Puisi Fitriani Fatonah: Dengarkan Rintihanku

DENGARKAN RINTIHANKU

Puisi Fitriani Fatonah

Benar-benar ingin kencang berteriak
Suaraku memekik tapi tak kau dengar
Kau asyik terlena dalam lelapmu
Kau asyik terlena sayup angin pagi
Kurasakan lelahmu
Tapi dengarlah isi hatiku
Aku sudah ingin pulang
Sebelum fajar menjelang
Aku memikul sejuta beban
Titipan ayah bunda penuh harapan
Tolonglah, dengarkan hatiku
Kumohon,
dengarkan rintihku.

Kedungadem, 27 Sep 13

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: