Tinggalkan komentar

Puisi Yu Ratna: Kamboja Kuning di Pusaraku

KAMBOJA KUNING DI PUSARAKU

Puisi Yu Ratna

Kanda
Bila tlah tiba waktuku
Jangan pahatkan batu
Biar patok kayu itu penanda kuburanku
Biar jadi makanan rayap dan ngengat
Dan merapuh bersama waktu

Kanda
Bila saat kembaliku
Tak perlu ukirkan namaku dimakamku
Biar terpatri dalam lubuk hatimu
Biar tersimpan dalam sanubarimu
Bahwa aku pernah hadir di sisimu

Kanda
Bila gulita tlah memagutku
Jangan teteskan airmatamu
Nyalakan lilin kecil cermin diriku
Mencair mengalir demi terang dihatimu
Demi hangatkan jiwamu

Kanda
Bila tlah sampai panggilanku
Tanamkan saja kamboja kuningku
Melati atau kenanga kesayanganku
Semerbak wangi  dipusaraku
Adalah bayang diri semasa hidupku

Kanda
Ingat-ingatlah pesanku
Yang kutulis bersama derai airmataku
Karna kutahu
Waktu itu semakin dekat untukku

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: