Tinggalkan komentar

Puisi Edy Priyatna: Tak Dapat Kembali

TAK DAPAT KEMBALI

Puisi Edy Priyatna

Hari ini aku baru sadar
telah terjerumus
terlalu jauh kedasar hatimu
menelusuri sawah hijau
menyebrangi sungai bening
melintasi hutan belantara
gunung-gunung menjulang
awan putih langit biru
berdebar jantung
bungamu amat harum
bergerak masuk kesemua urat nadiku
meleleh keseluruh napasku
tak pernah ku pikirkan luka

Hari ini aku telah terjerumus
terlalu jauh kedasar hatimu
kau sangat menyenangkan
jalan sunyi yang berliku
sebelum mengalir pahit
di sisi rel kereta tepi sawah luas
penghujung jalan ini

Hari ini aku tak dapat kembali
karena telah terlalu jauh
memasuki hatimu
tanpa tahu dimana akhirnya
atau hingga waktu tiada kita

(Pondok Petir, 11 Nopember 2011)

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: