Tinggalkan komentar

Puisi Okti Muktini Ali: Petani Merbabu

PETANI MERBABU

Puisi Okti Muktini Ali

Sebagai petani di lereng Merbabu
Indah alam pemandangan
Dan sejuk segar hawa pegunungan
Tak buat kami begitu saja jadi senang

Tanah yang kami tanami kian hari kian berkurang
Anak cucu terus berkembang
Tanah adat dipatok negara
Untuk  kebutuhan perusahaan hutannya

Meski di gunung, air sulit kami dapat
Pinus rakus memakan air, beringin, sawo, ketepeng
Dan lainnya langka tak ada lagi tempat
Hingga  kami ambil air di kilometer empat

Pelihara ternakpun kami susah
Merumput tak lagi mudah
Padahal dari ternak kami dapatkan  pupuk
Dan rajakaya di  masa pageblug

Panenpun kami kadang gagal
Harga  jatuh di tangan tengkulak nakal
Tak ada jaminan dan perlindungan pasar
Agar petani tak selalu gusar

Maaf,  bukannya kami sia-sia
Terpaksa cool dan wortel tercinta
Kami pajang di jalan-jalan
Terinjak-injak lalu lalang kendaraan

Kami sudah berusaha sepenuh tenaga
Tapi tampaknya  dipandang sebelah mata
Keberpihakan pada petani masih sekedar asa
Sampai kapan kami punya daya

Yogyakarta, 19 Oktober 2011

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: