Tinggalkan komentar

Puisi-puisi Armin Bell: Tiga Buah Rindu

TIGA BUAH RINDU

Puisi-puisi Armin Bell

RINDU PERTAMA

Karena alam bicara
Demikian angin bisa terdengar
Rindu yang kau bisikkan
Sudah sampai

Bagaimana bunga yang ada di kebun belakang rumahmu?
Ku harap dia telah menari tarian terimakasihku hari ini

RINDU KEDUA

Dingin sekali hari ini hujan
Baru ku tahu rindu bisa seperti ini
Aku menggigil
Ku tahu ciuman itu panas
Kapan kau datang menolong?

RINDU KETIGA

Kalau kau nanti kembali
Kuharap tak kau bawa sang waktu
Hanya kau dan cinta abadi
Agar tidak kita tergesa bercumbu seperti dulu

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: