Tinggalkan komentar

(Masa Kini, 1984) Puisi Indra Tranggono: Sajak Perbatasan

Puisi Indra Tranggono:

SAJAK PERBATASAN

burung-burung tiba-tiba menjadi liar
melepas sangkar
membakar belukar
burung-burung menyergap persembunyianku
paruhnya berdarah
lukaku basah
di bawah pohon randu
mereka tanam pisauku
dikuburnya dengan kicau

aku berlari meninggalkan hutan
kakiku berdarah
rumput-rumput belati menancap
sisa nicayaku kugantung di dinding gua
dari celahnya kuintip burung-burung
oleh tatap matanya niatku urung
menggapai niscaya yang menggantung
dari-Mu kupinjam sayap
keluar gua
mematuki kota-kota

1984, Januari

Sumber: Harian Masa Kini, 6 Januari 1984

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: