Tinggalkan komentar

(Mimbar Indonesia, 1960) Puisi Umbu Landu Paranggi: Satu Musim

Puisi Umbu Landu Paranggi:

SATU MUSIM

kepada adik

adik tidur dan bangun dengan mainan di tangan
boneka di pangkuan dipanggilnya adik
kala sunyi mereka bicara sendiri
cerita tentang bunga di pagi hari

kepada kekasih

kekasih! boleh saja kita cinta-mencintai
dan kita boleh saja berjanji sampai mati
tapi selagi kita menyusu di dada bunda
jangan banyak berencana

kepada ibu

ibu! di siang-di malam terasa haram itu doa
badanmu kurus kian derita menari=nari sekeliling hayatku
ibu! sekuat usia kurenggut nafas cita
aku mesti kembali dengan buah tangan janji dahulu

Bangiredjo KW I/115 Yogya

Sumber: “Fadjar Menjingsing”, Majalah Mimbar Indonesia, nomor 20 Tahun XIV, 14 Mei 1960

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: