Tinggalkan komentar

(Budaya, 1954) Puisi Ajip Rosidi: Untuk PAT (9)

Puisi Ajip Rosidi:

UNTUK PAT (9)

larut dan meresap ujung sepatu
dilepasnya dalam malam
berlupa belati

dupa dan doa
dupa dan puji

ia kikiskan dinihari
pagi kehilangan matahari
bulan di jembatan besi dingin
berlayar hati mengawasi bayangan

Sumber: Majalah Budaya, Nomor 11-12 Tahun , 1954, halaman 44

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: