Tinggalkan komentar

(Budaya, 1957) Puisi Munawar Kalahan: Aku

Puisi Munawar Kalahan:

AKU

Aku memburu waktu
Aku diburu waktu.

Bersama debu kuratapi kepergian siang
Bersama embun kutangisi malam berlalu.

Aku anak jaman perburuan
memburu dan diburu;
kehalusan, kasih dan dekapan pengisi keisengan
ada dara – tiada dara
dan gitar tetap di tangan.

Bagiku ada lagu hidup tiada tepi
walau kolam kenangan berair sehitam dawat
dan bunga kutanam gugur layu hanya semusim

Aku anak jaman perburuan
memburu waktu
diburu waktu

Sumber: Majalah Budaya, Nomor 3 & 4 Tahun VI, April 1957, halaman 202

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: