Tinggalkan komentar

(Horison, 1975) Puisi Emha Ainun Nadjib: Tidak Bisa Kau Biarkan Matahari

Puisi Emha Ainun Nadjib:

TIDAK BISA KAU BIARKAN MATAHARI

Tidak bisa kau biarkan matahari
Menyerap daun daun
Dan pohonan sampai ngungun
(Di tanganmu seseorang bergegas turun)

Tidak bisa kau biarkan matahari
Menyengat genting-genting. Lalu pijar dari dalam bumi
Dan memecah bukit-bukit ini. Tidak bisa dibiarkan
Dan kau lupa yang menerbitkan apinya

Tidak bisa kau biarkan matahari
Menenggelamkan diri
Di ubunmu. Merasuk ke segenap nadi
Dan merebut Kasihmu

Malang, 1974.

Sumber Majalah Horison, Nomor 5 tahun X, Mei 1975, halaman 143

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: