Tinggalkan komentar

(Merdeka, 1955) Puisi Kirdjomuljo: Penari

Puisi Kirdjomuljo:

PENARI

Aku belum bertemu dalam ujud
tapi sudah begitu menikam
Entah buat berapa kali
ia kehilangan cinta
gugur anak kandungan
gugur alam di hati
gugur alam lupa

Tidak kuduga atas kematian
ia berdiri
dan menari dan menari

Tidak kurasa
atas kehilangan ia menari
dan menemukan alam lain

Seakan tak ada duka
lebih dari kehilangan pura
lebih dari kehilangan laut

Sumber: Majalah Merdeka, Nomor 51 Tahun VIII, 17 Desember 1955, halaman 26

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: