Tinggalkan komentar

(Mimbar Indonesia, 1958) Puisi HG Sudarmin: Kekasih Abadi

Puisi HG Sudarmin:

KEKASIH ABADI

ludahi muka ini kalau kau mau
muka bopeng dipucati umur kering
tapi jangan renggutkan aku daripadamu
sebab di tengah sepi tak bertepi
aku sabut di lautan

telanjangi sekalipun sosok ini
sosok hitam digosongkan keremajaan tersia
tapi jangan ingkari cintaku
sebab satusatunya cintaku tinggal
kucintai cintaku sendiri

bahagialah dengan cintamu dan kawin dan beranaklah
kurestui dirgahayu
tapi jangan singkirkan aku dari asihmu
tapi jangan singkirkan aku dari kasihmu
sebab tenggelam indera dalam jiwa
tak lagu kutahu aku

buat umur kering keremajaan tersia
cinta yang percuma
adalah senyum penghabisan
tidak untuk apapun bukan apa
namun tiada manusia tahan tanpa dia

Sumber: Majalah Mimbar Indonesia, Nomor 4 Tahun XII, 25 januari 1958, halaman

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: