Tinggalkan komentar

(Mimbar Indonesia, 1959) Puisi K Usman: Rindu

Puisi K Usman:

RINDU

(untuk keluarga yang tercinta di tanah asal)

Pada malam indah begini tersenyum bulan diarak awan
Mata mengaca dan dada sesak dikemul tabir kerinduan
Aih! Alangkah mesra cinta mama terukir di awal hidup
Alangkah manis senyum bapa menyambut putra sulung
Tergores tangis kasih ibu tersayang di ambang kepergian
Bapa menumpangkan pusaka pesan buat kembara ini
Dan dekapan terakhir begitu syahdu di akhir jumpa

Malam-malam hati memadu tangis di rantau
Angin kembara rindukan daerah seberang sana
Awan kelabu rawan menatap bumi jauh di bawah

Bilakah perjalanan panjang ini berakhir di ujung buah
betapa pedih menanggung rindu dalam jalanan.

SPK I A, Tanjung Karang, 27-1-‘59

Sumber: Fadjar Menjingsing, Majalah Mimbar Indonesia, Nomor 4-5, Tahun ke XIII, 28 Januari 1959, halaman 23

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: