Tinggalkan komentar

(Siasat, 1951) Puisi Sum Suradinata: Fragmen

Puisi Sum Suradinata:

FRAGMEN

…………………………………………..

malam ini,
malamku juga malammu:
malam mendambakan korban.

tak usah berpalingan!
ini malam minta dihela,
minta seribu derita dari hidup kita:

meski tak bintang sebuah.
lalu
hati culas mau merobek janji
dan tangis membawa akhir.
kawan, tidak juga tawa-gila!
malam ini,
malamku dan malammu sendiri
…………………………………………….
Sumber: Majalah Siasat, Nomor 208 Tahun V, 18 Maret 1951, halaman 11

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: